Profil LPM

PROFIL

LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

A.  PENDAHULUAN

     Pengabdian kepada masyarakat adalah pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks) yang dilakukan oleh sivitas akademika secara kelembagaan bagi masyarakat yang memerlukan pembelajaran dan pemberdayaan sebagai upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat guna memperbaiki kualitas hidupnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi ini menjadi sebuah tolok ukur seberapa jauh sebuah Perguruan Tinggi memberikan sumbangan kepada masyarakat.

    Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan sebagai lembaga tingkat universitas bertugas melaksanakan kegiatan edukatif di bidang pengabdian kepada masyarakat. Sejak awal berdirinya, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan telah melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, baik yang dilakukan oleh dosen (disebut Program Pengabdian kepada Masyarakat disingkat PPM) maupun oleh mahasiswa (disebut Kuliah Kerja Nyata disingkat KKN). Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan dalam melaksanakan tugas pengabdiannya tidak terlepas dari visi, misi, dan tujuan Universitas Ahmad Dahlan dan persyarikatan Muhammadiyah karena Universitas Ahmad Dahlan merupakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

B. RENCANA INDUK PENGEMBANGAN

1. Visi

Mengabdi kepada Allah swt berbekal ipteks dan keikhlasan dalam kegiatan pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi global.

2. Misi

Misi Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan adalah:

  1. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM maupun KKN) sebagai media pengabdian, pembelajaran, dan pemberdayaan yang berorientasi global.
  2. Meningkatkan kemitraan eksternal maupun internal persyarikatan dalam rangka membangun sinergisitas UAD-Pemerintah-Persyarikatan-Swasta-Masyarakat.
  3. Meningkatkan dakwah amar makruf nahi munkar
  4. Membangun citra lembaga melalui berbagai kegiatan promotif.

 3.  Tujuan

    Tujuan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan adalah berperan-aktif dalam pengembangan masyarakat yang dilaksanakan dengan cara beramal untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan dalam pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat berbekal keikhlasan maupun ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks) guna meningkatkan keimanan, ketaqwaan, kesejahteraan, dan harkat dasar insani. Tujuan tersebut antara lain dimanifestasikan dalam bentuk sebagai berikut.

  1. Memberikan layanan kepakaran dalam alih sainstek
  2. Memberi pemahaman dan pengalaman belajar bagi mahasiswa tentang pemberdayaan masyarakat
  3. Memberikan layanan dan pendampingan pengabdian yang dilakukan dosen
  4. Memberikan pemahaman dan kesempatan kepada para mahasiswa dan dosen berkhitmad pada persyarikatan.

4. Kebijakan Dasar

     Kebijakan dasar yang dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM maupun KKN) sebagai upaya mencapai tujuan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan tersebut adalah penarapan azas berikut:

  1. kelembagaan, dalam arti pengamalan ipteks langsung pada masyarakat atas nama perguruan tinggi,
  2. ilmu amaliah dan amal ilmiah, dalam arti setiap kegiatan pengabdian kepada masyarakat (khususnya PPM) harus berdasarkan metode ilmiah dan merupakan amalan yang berlandaskan ilmu pengetahuan,
  3. kerjasama, dalam arti dijiwai semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan,
  4. kesinambungan, dalam arti pengabdian kepada masyarakat (khususnya PPM) dilaksanakan secara terus-menerus sehingga menunjukkan hasil yang nyata,
  5. edukatif dan pengembangan dalam arti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan pada pengembangan potensi masyarakat agar mampu mandiri, dan
  6. kemitraan di lingkungan persyarikatan dalam arti kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM maupun KKN) dilaksanakan dengan tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan unsur pimpinan, unsur pembantu pimpinan (majelis dan lembaga), pimpinan amal usaha Muhammadiyah, dan pimpinan ortom.
  7. Keikhlasan serta berharap pada ridla Ilahi dalam pelaksanaan PPM maupun KKN

 C.  LEGALITAS LEMBAGA

      Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat dibentuk secara legal berdasarkan pertimbangan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peraturan sebagai berikut:
    1. Peraturan Pemerintah No.30 Tahun 1990;
    2. Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 1998;
    3. Surat Keputusan Rektor UAD Nomor: 43 TAHUN 2001 “Tentang Pedoman  Penyelenggaraan Kegiatan Pengabdian Masyarakat”

D. DESKRIPSI KERJA LPM UAD

1.  Kepala LPM UAD bertugas:
    Memimpin LPM UAD dalam mengkoordinasi, memantau, dan menilai kegiatan pengabdian masyarakat serta ikut mengendalikan pengelolaan sumber daya yang diperlukan untuk memungkinkan pelaksanaan kegiatan yang bersangkutan lebih optimal sekaligus efisien dan efektif.

2. Kepala Pusat Kuliah Kerja Nyata bertugas:

  • Menyusun program, melaksanakan, mengevaluasi, dan melaporkan kegiatan pengelolaan KKN UAD.
  • Merencanakan model desa binaan yang akan menjadi sasaran pengabdian masyarakat melalui KKN UAD.
  • Menyelenggarakan pelatihan bagi dosen pembimbing lapangan untuk KKN UAD.

3. Kepala Pusat Layanan Pakar dan Transfer Teknologi bertugas:

  • Menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program serta melaporkan kegiatan di bidang layanan pakar dan transfer teknologi.
  • Melayani sivitas akademika UAD yang akan, sedang, dan telah melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat.
  • Memberikan konsultasi kepada masyarakat di bidang sosial, ekonomi, dan budaya, agama, kesehatan, hukum, dan ilmu dan teknologi
  • Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk pemberdayaan masyarakat.

E.  AZAS KEGIATAN LPM UAD
     Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang kedudukannya setingkat dengan dekan dan bertanggung jawa dilakukan oleh sivitas akademika UAD di bawah koordinasi LPM UAD senantiasa berazaskan pada azas-azas sebagai berikut.
1. Azas ilmu amaliah dan amal ilmiah
2. Azas kelembagaan
3. Azas terpadu dan interdisipliner
4. Azas kerja sama
5. Azas manfaat
6. Azas serasi
7. Azas inisiatif, inovasi, motivasi, dan kreatif
8. Azas keislaman dan kemuhammadiyahan

F. POLA PROGRAM LPM UAD
1. Pola program kegiatan pengabdian masyarakat terdiri atas:

  • Kuliah Kerja Nyata (KKN)
  • Non-Kuliah Kerja Nyata

2. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan kurikuler yang wajib dilakukan oleh mahasiswa berdasarkan kalender akademik.
3. Pola Non-KKN adalah kegiatan bukan kurikuler yang dilakukan oleh sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan menurut kebutuhan masyarakat.
4. Pola program kegiatan pengabdian masyarakat Non-KKN terdiri atas:

  • Pelayanan Masyarakat
  • Pendidikan dan Pelatihan untuk masyarakat
  • Forum Kajian/Diskusi/Lokakarya/Penelitian
  • Kuliah Kerja Usaha

5. Sifat Program

  • Perintisan, yaitu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merintis hal-hal baru dalam mengatasi sesuatu permasalahan dalam sasaran kegiatan termasuk merintis tumbuhnya suatu sistem pelaksanaan kegiatan yang baru, baik institusi maupun individu.
  • Pengembangan, yaitu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengembangan kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, baik pada aspek teknis (teknologi) maupun manajemen.
  • Penunjang, yaitu kegiatan komplementer yang dilakukan untuk menunjang berbagai pihak lain dengan tujuan mempercepat dan meningkatkan jalannya proses pembangunan serta keberhasilan pencapaian tujuan-tujuannya. Kegiatan penunjang ini ada yang bersifat komplementer dan suplementer.

Leave a Reply