About Anang Masduki

This author has not yet filled in any details.
So far Anang Masduki has created 109 blog entries.

Minggu (20/8/2017), Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (KKN PPM UAD) telah menyelenggarakan pelatihan pengolahan limbah pertanian, peternakan dan sampah rumah tangga untuk berbagai produk pertanian. Pelatihan diselenggarakan di Dusun Bantut V dengan melibatkan warga Dusun Bantut V dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Manunggal Desa Sidorejo. Acara yang diselenggarakan merupakan salah satu program kerja tematik yang dilaksanakan oleh KKN PPM UAD berlokasi di Dusun Bantut V. Penyelenggaraan pelatihan yang dilaksanakan oleh KKN PPM UAD dimulai dengan mengenalkan bahaya, potensi dan alternatif pemanfaatan limbah pertanian. Selain itu, warga yang tergabung dalam Gapoktan Manunggal berserta Mahasiswa KKN bersama-sama melaksanakan pengolahan limbah untuk dijadikan berbagai macam produk pertanian. Acara yang berlangsung pukul 12.30 WIB hingga 15.30 WIB tersebut mendapatkan respon yang positif baik dari warga dusun Bantut V maupun Gapoktan Manunggul. Pelatihan yang diselenggarakan oleh KKN PPM UAD diusung oleh tim dosen yaitu Dr Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes; Tri Wahyuni Sukesi,S.Si., M.PH.; Sulistyawati,S.Si., M.PH.; dan Dr. Fatwa Tentawa, S.Psi., M.Si. Program Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan berfokus pada pengolahan dan pemanfaatan limbah pertanian untuk dijadikan berbagai produk pertanian seperti pemanfaatan sekam padi untuk dijadikan briket bioarang dan pemanfaatan sampah organik untuk pupuk padat. Limbah pertanian, peternakan maupun sampah rumah tangga yang berpotensi untuk dijadikan produk unggulan pertanian selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal sehingga pelaksanaan KKN PPM UAD di Dusun Bantut V mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Pertanian Menjadi Briket, Bokashi, Silase dan Kompos Cacing”. Pelatihan tersebut menghasilkan beberapa produk diantaranya Silase; Bokhasi padat dan cair; Briket; dan Kascing. Produk tersebut mempunyai komposisi bahan dan kegunaan yang berbeda. Hasil produksi olahan limbah pertanian mempunyai banyak manfaat seperti silase yaitu pakan yang diawetkan dan diproses dari bahan baku berupa tanaman hijauan. Tujuan Silase untuk mengawetkan dan mengurangi kehilangan zat makanan suatu hijauan untuk dimanfaatkan pada masa mendatang.Selain silase ada juga Bokhasi padat dan cair. Tujuan bokhasi sebagai pupuk organik yang menyuburkan tanaman pertanian. Produk dihasil olahan selanjutnya yaitu Briket yang digunakan sebagai bahan bakar alternative. Produk terakhir yaitu kascing sebagai pupuk yang dihasilkan dari pembusukan media budidaya cacing. Cascing bermanfaat sebagai penyubur tanaman. Acara pelatihan pengolahan limbah pertanian, peternakan, dan sampah rumah tangga untuk berbagai produk pertanian mendapatkan respon yang baik dari masyarakat khususnya gabungan kelompok tani Manunggal. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang hadir dalam pelatihan serta para anggota kelompok tani yang aktif dalam berdikusi mengenai produk-produk yang dihasilkan. Pelatihan ini mendapatkan apresiasi dari warga yang secara langsung terlibat dalam proses pembuatan produk-produk yang dihasilkan dari limbah pertanian, peternakan, rumah tangga seperti, briket, bokashi, silase dankascing. Penyelenggaraan Pelatihan ini diharapkan dapat membantu anggota yang tergabung dalam Gapoktan Manunggal untuk dapat mengolah limbah yang dihasilakan dari pertanian, peternakan maaupun limbah dari sampah rumah tangga secara mandiri. Harapan kedepannya, warga khususnya yang tergabung dalam Gapoktan Manunggal ini dapat memproduksi briket, bokashi, silase dan cascing yang nantinya dapat dipasarkan ke seluruh daerah di Kabupaten Sleman sehingga dapat meningkatkan mutu Gapoktan tersebut dan mendapatkan tambahan pemasukan dari hasil penjualan produk-produk yang sudah dibuat, serta bisa membuka lapangan pekerjaan bagi para warga.

Pada tanggal 31 Juli 2017, Lembaga Pemberdayaan Masyara [...]

By | October 23rd, 2017|