Kuliah Kerja Nyata merupakan mata kuliah wajib dengan bobot 4 sks yang harus dijalani oleh para mahasiswa. Unit I.B.2 merupakan salah satu unit yang bertanggung jawab di Kota Tasikmalaya. Kota Tasikmalaya memiliki beberapa kecamatan. Kecamatan yang menjadi lokasi utama adalah Kecamatan Mangkubumi, namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi unit kami untuk melaksanakan silaturahmi dengan kecamatan yang lain.

Kecamatan yang menjadi tanggung jawab unit I.B.2 adalah Kecamatan Cipedes. Kecamatan Cipedes memiliki Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cipedes yang diketuai oleh Unang Mahmud Falah, MC yang juga merupakan Ketua Dikdasmen PDM Kota Tasikmalaya. Setelah menghubungi ketua PCM Cipedes, maka disepakati kami akan melakukan silaturahmi dengan PCM Cipedes dan menjalankan salah satu program kerja unit yaitu Bedah Film Islami dengan sasaran anak-anak sekolah dasar.

Kegiatan kami pun dilaksanakan di Madrasah Ibtida’iyah Manbaul Ulum Kota Tasikmalaya dengan peserta siswa-siswa MI Manbaul Ulum kelas 1 hinggan kelas 6. Antusias anak-anak sangat tinggi untuk menonton film yang kami sediakan. Mereka terlihat sangat fokus dengan film yang sedang ditayangkan. Film yang kami tayangkan pada saat itu adalah film kenabian guna menambah wawasan anak-anak melalui media film yang tidak membosankan.

Tidak hanya anak-anak yang sangat antusias menyambut kami, para guru pun sangat antusias untuk menyambut kegiatan kami. Hal tersebut disebabkan karena ini merupakan kegiatan pertama kali yang dilaksanakan mahasiswa dari luar kota di sekolah mereka. Guru-guru juga sangat aktif mengondisikan anak-anak agar tetap memperhatikan film yang sedang ditayangkan.

Di sela-sela penayangan film, kami memberikan pertanyaan terkait film yang diputar dan bagi siswa yang dapat menjawab pertanyaan tersebut kami beri doorprise. Pembagian doorprise di sela-sela pemutaran film dirasa sangat efektif untuk mengembalikan fokus anak-anak. Di akhir penayangan film, kami melakukan ice breaking untuk membangkitkan semangat dan keceriaan anak-anak. Kebahagiaan terpancar di wajah anak-anak ketika kami membagikan hadiah bagi mereka yang berani maju untuk memimpin ice breaking yang kami sampaikan.